KAYA
Seseorang bisa dibilang kaya jika memiliki materi Dan harta yg melimpah yg kehidupan nya serba berkecukupan namun tak menjamin sesora ng itu kaya hati
Banyak sekali orang kaya tapi tak banyak juga yg kaya hati,
Didunia ini semua orang bisa mudah untuk meiliki kekayaan Dan kebahagian didunia tapi apakah mungkin bisa menjamin dia bisa bahagia di akhira t, kendati telah banyak harta yg ia tumpuk, namun tak akan bisa menyelamat kan dia di akhirat kelak.
Rasulullah bersabda dalam hadits Abu Hurairah :
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
“Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah kaya hati.” (HR. al-Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 2417)
Rasulullah juga bersabda dalam hadits Abu Sa’id al-Khudri :
وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ
“Siapa yang menampakkan kecukupan niscaya Allah akan membuatnya kaya.” (HR. al-Bukhari no. 1469 dan Muslim no. 1745)
Ibnu Baththal menerangkan makna hadits Abu Hurairah, “Hakikat kekayaan bukanlah banyaknya harta yang dimiliki, karena kebanyakan orang yang diberi kelapangan harta oleh Allah justru tidak merasa cukup dengan apa yang diberikan kepadanya. Ia malah berupaya sekuat tenaga menambah hartanya tanpa peduli dari mana harta tersebut diperoleh. Orang yang demikian berarti seperti seorang yang fakir karena ambisinya sangat kuat. Hakikat kekayaan adalah kaya hati, yaitu merasa cukup dengan apa yang diberikan kepadanya, qana’ah dengannya, merasa ridha, dan tidak rakus menambah harta, serta tidak memaksa dalam meminta. Orang seperti ini seakan-akan orang kaya.” (Fathul Bari, 11/328—329)
Namun bukan berarti kita tidak boleh kaya, justru orang Islam harus bisa kaya oleh karna ITU kita diajarkan untuk tidak meminta sebab tangan diatas lebih baik Dari pada tangan dibawah , oleh karna itu, Islam selalu mengajar kan kita untuk beljar jadi kaya, orang bisa berenang karna belajar terus mener us untuk bisa berenan ,orang bisa bersepeda karna beljar bersepeda Dan banyak la g i, oleh karna ITU orang bisa karna belaja , dengan demikian jika kita ingin kaya belajar lah untuk jadi kaya yaitu dgn selalu memberi sedekah kepada fakir miskin dengan demikian kita pun menjadi kaya Dan bukan hanya didunia maupun diakhirat kelak aminnnn.
Dan sebalik nya jika kita meminta2 tanpa sadar kit a belajar jadi miskin jangan sampai ITU terjadi maka Dari ITU selalulah memberi Dan selalu bersyukur kepada Allah APA yg telah diberikan Allah kepada kita.
Salah satu contoh yaitu firman Allah Q.S. Ibrohim (14): 7: "Jika kamu bersyukur pasti akan aku tambah (nikmat-Ku) untukmu dan jika kamu kufur maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih". Dalam ayat di atas dinyatakan bahwa kata syukur lawan katanya adalah kufur (menutupi nikmat). Syukur konsekwensinya adalah bertambah nikmat sedang kufur konsekwensinya adalah siksa.
Subhanallah sungguh besar karunia Allah kepada kita tanpa kita menyadari semuanya ,begitu banyak nikmat yg diberikan Allah kepada kita, ya Allah ampunkan dosa kami yg yg selalu lupa untuk bersyukur kapada mu.
Semoga dgn tulisan diatas kita bisa merenungkan sjenak,
Apa kah ki ta selalu istiqomah di jalan Allah atau bellum, semoga Allah menuntun kita di jalan yg di ridhoi ny a, amin ya rabbal alamin.
Terimakasih telah membaca tulisan saya, maaf kan saya jikalau ada kata saya menyingung saudara semua, kepada Allah saya mohon ampun .
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatu.
Seseorang bisa dibilang kaya jika memiliki materi Dan harta yg melimpah yg kehidupan nya serba berkecukupan namun tak menjamin sesora ng itu kaya hati
Banyak sekali orang kaya tapi tak banyak juga yg kaya hati,
Didunia ini semua orang bisa mudah untuk meiliki kekayaan Dan kebahagian didunia tapi apakah mungkin bisa menjamin dia bisa bahagia di akhira t, kendati telah banyak harta yg ia tumpuk, namun tak akan bisa menyelamat kan dia di akhirat kelak.
Rasulullah bersabda dalam hadits Abu Hurairah :
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
“Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah kaya hati.” (HR. al-Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 2417)
Rasulullah juga bersabda dalam hadits Abu Sa’id al-Khudri :
وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ
“Siapa yang menampakkan kecukupan niscaya Allah akan membuatnya kaya.” (HR. al-Bukhari no. 1469 dan Muslim no. 1745)
Ibnu Baththal menerangkan makna hadits Abu Hurairah, “Hakikat kekayaan bukanlah banyaknya harta yang dimiliki, karena kebanyakan orang yang diberi kelapangan harta oleh Allah justru tidak merasa cukup dengan apa yang diberikan kepadanya. Ia malah berupaya sekuat tenaga menambah hartanya tanpa peduli dari mana harta tersebut diperoleh. Orang yang demikian berarti seperti seorang yang fakir karena ambisinya sangat kuat. Hakikat kekayaan adalah kaya hati, yaitu merasa cukup dengan apa yang diberikan kepadanya, qana’ah dengannya, merasa ridha, dan tidak rakus menambah harta, serta tidak memaksa dalam meminta. Orang seperti ini seakan-akan orang kaya.” (Fathul Bari, 11/328—329)
Namun bukan berarti kita tidak boleh kaya, justru orang Islam harus bisa kaya oleh karna ITU kita diajarkan untuk tidak meminta sebab tangan diatas lebih baik Dari pada tangan dibawah , oleh karna itu, Islam selalu mengajar kan kita untuk beljar jadi kaya, orang bisa berenang karna belajar terus mener us untuk bisa berenan ,orang bisa bersepeda karna beljar bersepeda Dan banyak la g i, oleh karna ITU orang bisa karna belaja , dengan demikian jika kita ingin kaya belajar lah untuk jadi kaya yaitu dgn selalu memberi sedekah kepada fakir miskin dengan demikian kita pun menjadi kaya Dan bukan hanya didunia maupun diakhirat kelak aminnnn.
Dan sebalik nya jika kita meminta2 tanpa sadar kit a belajar jadi miskin jangan sampai ITU terjadi maka Dari ITU selalulah memberi Dan selalu bersyukur kepada Allah APA yg telah diberikan Allah kepada kita.
Salah satu contoh yaitu firman Allah Q.S. Ibrohim (14): 7: "Jika kamu bersyukur pasti akan aku tambah (nikmat-Ku) untukmu dan jika kamu kufur maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih". Dalam ayat di atas dinyatakan bahwa kata syukur lawan katanya adalah kufur (menutupi nikmat). Syukur konsekwensinya adalah bertambah nikmat sedang kufur konsekwensinya adalah siksa.
Subhanallah sungguh besar karunia Allah kepada kita tanpa kita menyadari semuanya ,begitu banyak nikmat yg diberikan Allah kepada kita, ya Allah ampunkan dosa kami yg yg selalu lupa untuk bersyukur kapada mu.
Semoga dgn tulisan diatas kita bisa merenungkan sjenak,
Apa kah ki ta selalu istiqomah di jalan Allah atau bellum, semoga Allah menuntun kita di jalan yg di ridhoi ny a, amin ya rabbal alamin.
Terimakasih telah membaca tulisan saya, maaf kan saya jikalau ada kata saya menyingung saudara semua, kepada Allah saya mohon ampun .
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatu.

Aminnn
ReplyDeleteAminnn
ReplyDelete